Penandatanganan MOU IAI dan DJP

Ikatan Akuntan Indonesia melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) berdurasi lima tahun dengan Direktorat Jenderal Pajak. Menteri Keuangan tak hanya memberikan lampu hijau, tapi juga mengapresiasi gebrakan tersebut. Tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak di Indonesia.

DIREKTUR Jenderal Pajak Dr. A. Fuad Rah­many melakukan gebrakan cerdas di penghujung tahun 2011. Kehadirannya dalam ultah ke-54 IAI tak sekedar bernostalgia dan melepas kerinduan dengan para kolega akuntan, tapi juga melakukan tandatangan MoU dengan organisasi profesi terkemuka Indonesia tersebut sehubungan kerjasama so-sialisasi, edukasi, dan peningkatan peran profesi akuntan dalam ikut serta membangun kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang perpajakan.

Dalam MoU tersebut terungkap, tujuannya adalah untuk meningkatkan peran profesi akuntan dalam ikut serta membangun kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang perpajakan, meningkatkan aktivitas organisasi profesi akuntan dalam rangka peningkatkan kompetensi dan profesionalisme akuntan, dan bersinergi dalam

mewujudkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya di bidang perpajakan.

Ruang lingkup kerjasama yang disepakati meliputi pertama kegiatan pendidikan dan pelatihan serta sosiali-sasi dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan ke­patuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban di bidang perpajakan; kedua kegiatan pendidikan dan pelatihan, atau kegiatan lainnya untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan anggota IAI serta pegawai Ditjen Pajak di bidang akuntansi dan perpajakan, dan ke-tiga penelitian, pengkajian dan pengembangan di bidang akuntansi dan perpajakan.

Selain itu, pengembangan kompetensi dan serti-fikasi akuntan publik dalam rangka pelaksanaan fasilitas

insentif perpajakan bagi wajib pajak yang diaudit oleh akuntan publik juga menjadi ruang lingkup MoU terse-but, begitupun dengan pengembangan profesi akuntan melalui pendaftaran kolektif pegawai Ditjen Pajak yang memenuhi persyaratan sebagai anggota IAI dan pening-katan kompetensi sumber daya manusia dalam rangka pengembangan institusi pihak pertama dan pihak kedua.

“Saya sudah lapor Menteri Keuangan RI, Bapak Men-teri Keuangan mengapresiasi dan menyampaikan salam kepada pengurus IAI dan dan kepada akuntan Indonesia,” tuturnya.

Menurut Fuad kerjasama dengan IAI menjadi pen-ting, karena organisasi tersebut berhubungan dan dekat dengan   profesi   yang   berhubungan   dengan   laporan

keuangan. Menurutnya tidak ada akuntan yang tidak berhubungan dengan pajak ketika melakukan pembuatan laporan keuangan atau melakukan proses audit, dalam melakukan perhitungan pendapatan atau laba perusa-haan sesuai dengan ketentuan perpajakan berlaku. Dia berharap akuntan yang bekerja sebagai akuntan manaje-men, akuntan publik, atau konsultan pajak bisa kooper-atif dengan Ditjen Pajak dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak di Indonesia yang begitu rendah dan amat memprihantinkan.

Rendahnya tingkat kepatuhan tersebut tergambar dari tax ratio 2011 yang masih begitu rendah yakni 12,2%. Dia mengutarakan jumlah perusahaan yang melaporkan SPT Tahunan hanya mencapai 496.000 perusahaan dari to­tal 12,9 juta perusa­haan yang berlokasi di Indonesia, yang menandakan sekitar 12,5 juta perusahaan terindikasi belum memenuhi kewa­jiban perpajakan-nya. Sementara itu untuk wajib pajak pribadi yang belum membayar pajak mencapai 40 juta-50 juta orang.

“Sangat mencengangkan angka tersebut. Harus kita akui problem Indo­nesia tingkat kepa­tuhan badan maupun pribadi masih jauh-jauh dari harapan, atau bisa dikatakan sangat-sangat rendah. Tingkat kepatuhan WP pribadi hanya di bawah 5% dan wajib pajak badan masih di bawah 10%. Ini sangat memprihatinkan,” tukasnya.

Ketua DPN IAI Prof. Mardiasmo tak kalah girangnya dengan penandatanganan MoU tersebut. MoU tersebut, ungkapnya, akan menjadi pijakan yang baik bagi kedua insitusi untuk bermitra dan melakukan sinergitas da­lam pembangunan negeri demi upaya meningkatkan ke-sejahteraan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Fuad yang bersedia membangun kerjasama dengan IAI, dengan penandatanganan MoU tersebut,” ujarnya. (AFM dari Majalah AI)

About IAI KNOWLEDGE CENTER CABANG DEPOK

Pelatihan/Kursus Brevet AB, Pelatihan/Kursus Brevet C, Pelatihan/Kursus Akuntansi Tingkat Dasar, Pelatihan/Kursus Cost Accounting, Pelatihan/Kursus PSAK Terkini, Workshop, In House Training. Berbagai Macam Pelatihan/Kursus, Workshop/Seminar Seputar Akuntansi dan Perpajakan

Posted on 16/02/2012, in IAI NEWS and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: